| BARANG | SPESIFIKASI | BARANG | SPESIFIKASI |
| Penampilan | Bubuk abu-abu atau putih | Natrium Klorida | ≥ 50% |
| Kandungan Nisin | ≥ 2,5% | Potensi Hidrous | ≥ 1000 IU/mg |
| Kehilangan berat akibat pengeringan | ≤ 3% | Jumlah Mikrobiologis | ≤10 CFU/g |
| pH Larutan Air 10% | 3.10-3.60 | E. coli dalam 25 g | Negatif |
| Pb | ≤1mg/kg | Salmonella dalam 25g | Negatif |
| Sebagai | ≤1mg/kg |
Bubuk Nisin berkualitas tinggi dengan harga terbaik CAS 1414-45-5
Nisin Nisin (juga dikenal sebagai peptida Streptococcus lactis, Nisina, Nisine, Nisaplin) adalah peptida antibakteri dengan aktivitas biologis alami. Ini adalah zat aktif polipeptida yang aman dan efisien, yang diekstrak dari produk fermentasi Streptococcus lactis dengan teknologi biologi. Nisin adalah polipeptida dengan 34 residu asam amino yang banyak digunakan sebagai pengawet makanan. Nisin memiliki aktivitas antimikroba terhadap berbagai bakteri Gram-positif dan sporanya dalam makanan. Nisin dipecah menjadi asam amino dalam tubuh manusia, sehingga tidak berbahaya atau menimbulkan efek samping bagi manusia. Uji mikrobiologis ekstensif tidak menunjukkan adanya resistensi silang antara Nisin dan obat antibakteri medis. Ini adalah pengawet makanan alami yang sangat efisien, aman, dan tidak memiliki efek samping. Selain itu, ia memiliki kelarutan dan stabilitas yang sangat baik dalam makanan.
Nisin adalah Menghambat pertumbuhan berbagai bakteri Gram-positif penyebab kerusakan dan patogen, dan sangat efektif terhadap beberapa bakteri pembentuk spora tahan panas seperti Bacillus stearothermophilus, Bacillus cereus, dan Clostridium botulinum. Mengurangi suhu dan/atau waktu pemrosesan termal dan meminimalkan kehilangan nutrisi, serta meningkatkan kualitas, keamanan, dan umur simpan makanan. Hemat biaya karena tingkat penggunaan yang rendah. Dihidrolisis menjadi asam amino oleh proteinase di usus setelah dikonsumsi manusia, dan tidak berdampak pada mikroflora alami termasuk probiotik dalam tubuh manusia.
Nisin dapat digunakan dalam berbagai macam makanan olahan panas. Ini termasuk: susu segar, keju olahan dan produk susu lainnya, telur cair pasteurisasi, daging olahan, makanan laut, makanan kaleng, minuman buah, cuka, saus, kecap, penyedap rasa campuran, minuman protein nabati, produk roti, makanan instan, bir, anggur, dll.
Bahan ini juga dapat digunakan sebagai pengawet dalam pengolahan gelatin, kosmetik, obat-obatan, dan produk kesehatan.
Kemasan: 100g, 500g, 5kg, 10kg atau dikemas sesuai kebutuhan pelanggan.
Masa simpan: 2 tahun dalam kondisi sejuk (di bawah 20°C), kering, terhindar dari sinar matahari langsung, dalam kemasan asli yang belum dibuka.









